Minggu, 13 Januari 2013

What I Cook #3 : Blogger Jagoan Masak

Steak Suka-suka

Steak memang bukan makanan asli Indonesia. Saat ini-pun orang Indonesia sudah banyak yang menggemari makanan ala western ini. Variasi steak yang paling umum ada jenis sirloin, tenderloin, wagyu, rib, dan sebagainya.

Permasalahan mulai muncul apabila anda menjalani program diet atau mengidap penyakit seperti kolesterol. Anda tentu tidak dapat menikmati kelezatan steak dengan bebas karena takut kandungan lemak dari daging steak itu sendiri. Namun, anda sekarang tidak perlu khawatir untuk bisa makan steak. Steak berbahan tahu dan brokoli ini selain dapat mengurangi resiko kolesterol karena tidak menggunakan daging, mungkin juga untuk anak-anak yang kurang menyukai sayuran, resep ini bisa menjadi 'kamuflase' dari sayuran yang dibuat ala makanan steak. Mari disimak resep berikut ini.

Bahan (Pengganti Daging Steak): 
  • 200 gr tahu putih, haluskan
  • Brokoli, direbus kurang lebih 5 menit, dicincang kasar
  • 3 sdm tepung terigu 
  • 1/2 sdm tepung sagu
  • 3 butir telur
  • 3 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk 
  • 1/4 sdt gula
  • minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara membuat : 
Untuk membuat pengganti daging berbahan dasar tahu ini cukup mudah. Campur semua bahan hingga rata, kemudian goreng dengan minyak panas hingga adonan berwarna kuning kecoklatan. 
 Adonan yang sudah tercampur rata


Bahan Saus :
  • 1/2 buah bawang bombang, dihaluskan
  • 1 1/2 sdm saus tomat
  • 1/2 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir 
  • 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
  • 250 ml air
  • 1 sdt tepung maizena untuk pengental
  • Margarin secukupnya untuk menumis
Cara Membuat :
  1. Panaskan margarin, tumis bawang bombay sampai harum.
  2. Masukkan saus tomat, kecap manis, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk hingga rata.
  3. Tuang air dan masak hingga mendidih. 
  4. Masukkan tepung maizena sedikit demi sedikit. Akan lebih baik lagi jika tepung maizena dilarutkan di air dahulu agar tidak menggumpal pada saus.
  5. Aduk rata dan masak hingga saus mengental. 
Bahan Sayur Pelengkap : Wortel, Buncis, Kacang kapri, Kentang

Cara Membuat : 
  1. Potong memanjang untuk wortel, buncis, dan kentang.
  2. Rebus semua bahan kurang lebih 5-10 menit. 
 
 
 Hasil akhir

Sekarang makan steak tak perlu menghabiskan banyak biaya untuk membeli dagingnya. Cukup menggunakan bahan dasar tahu dan brokoli anda sudah bisa merasakan nikmatnya makan steak yang tak kalah bergizinya dengan steak pada umumnya dan juga mengurangi resiko lemak dari daging itu sendiri. Selamat mencoba :)

----------------------------------- 

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti kontes “Blogger Jagoan Masak” 

Jumat, 11 Januari 2013

How I Met My Guidance

Postingan ini mungkin bisa menginspirasi kamu khususnya perempuan yang tidak belum pake jilbab. Postingan ini juga pure nggak bermaksud untuk menggurui atau aku merasa lebih baik dari kamu yang belum berjilbab. Aku cukup tau diri kok karena aku sendiri juga masih baru aja buat mutusin berjilbab. Sampai sekarang mungkin juga masih ada kurangnya mungkin belum syar'i atau apalah itu namanya dan kadang juga tergoda untuk ngelepasnya lagi ;)

Sebenernya kebiasaan memakai jilbab itu udah dari aku SD. Karena kebetulan aku disekolahin di MIN Malang I. Udah jelas juga kan dari namanya, sekolah itu adalah sekolah islam dimana mewajibkan siswinya untuk berjilbab. SMP-pun juga sama aku masuk di sekolah islam juga dan tiap hari harus berseragam panjang plus kerudungnya. Tetapi saat itu buat aku berkerudung cuma sebatas mengikuti aturan sekolah. Di luar sekolah kalau pergi kemana aku nggak pernah jarang buat pakai kerudung itu. 

Sampai pada waktu aku SMA, aku memutuskan buat sekolah di SMA umum, bukan sekolah yang berbasis islam seperti pada saat aku SD & SMP. Dan akhirnya aku diterima di SMA 5 Malang. Pas di awal aku sebenarnya aku udah bilang ke orangtuaku kalau nanti waktu sekolah (SMA) aku nggak pakai jilbab aja. Aku pada saat itu mikir "ngapain pakai jilbab, wong biasanya aku juga kemana-mana nggak pake kan. toh, pake jilbabnya juga karena aturan sekolah (SD & SMP)" . Dan ayah ibuku setuju, tapi pas di tengah-tengah waktu itu mau ambil kain seragam SMA tiba-tiba ayahku nyuruh pake jilbab aja. Aku nggak tau apa alasannya kenapa ayah berubah pikiran. Awalnya aku agak ngebantah-bantah dikit, ngerayu-rayu dikit biar nggak usah pake, tapi lama-lama aku jadi sungkan sendiri dan akhirnya selama sekolah SMA ini tetep pake jilbab deh kayak jaman SD & SMP dulu.

Buat ayah&ibuku memakai jilbab atau enggak sebenernya nggak masalah asal bajunya juga sopan, rapi, nggak terlalu terbuka. Apalagi buat ibuk, karena ibuk juga pake jilbabnya baru pas dia kerja jadinya ibuk nggak pernah maksa aku buat pakai jilbab. tau diri-lah si ibuk ;;)

Disini (SMA) yang aku agak aneh, kenapa ayah nyuruh aku berjilbab pas pake seragam sekolah sementara kalo aku pergi-pergi gitu nggak pake jilbab juga dibiarin aja. Yah ini jadi kayak mengulang lagi pas SD dan SMP dimana berjilbab cuma pas sekolah aja. Karena aku merasa aku belum dapat alasan klasik hidayah dan belum sepenuhnya siap.

 sebelum berjilbab

Sampai dimana momen pas itu akhir-akhir masa sekolah tepatnya menjelang kelulusan sama pengumuman snmptn jalur undangan. Aku bercanda sama temen baikku, Elisa. Aku bilang ke dia

"El, ntar kita kalo diterima jalur undangan kuliahnya pake jilbab ayo!" 

Padahal aku bilang gitu setengahnya cuma bercanda loo, tetapi Allah berkata lain. Mungkin  bisa dibilang ucapanku waktu itu adalah nadzar. Aku diterima jalur undangan. Alhamdulillahnya lagi di jurusan yang aku pengenin. Aku masih inget sama bercandaanku waktu itu. Dan aku ngerasa mungkin inilah saatnya dimana aku memang harus pake jilbab.

Dalam hal ini nggak ada paksaan darimanapun. Ini pure sebagai pertanggungjawaban atas apa yang udah aku katakan pas waktu itu. Eh iya...perlu diingat juga walaupun ini sebuah pertanggungjawaban atas setengah bercandaan itu, tetapi Bismillah... insyaAllah aku ikhlas untuk menutup auratku sejak aku lulus SMA :) 

 Me. Now ;)

Yang aku rasakan sejak pakai jilbab, walaupun mungkin masih KerDus alias Kerudung Dusta. Yang kerudungan tapi mungkin belum syar'i. haha :) adalah aku lebih merasa tenang, dan ngerasa adem. Sekarang kan banyak nih kasus-kasus pelecehan pada perempuan entah apapun bentuknya. Dan mirisnya kadang perempuan sendiri itu nggak sadar kalau secara tidak langsung dia sedang dilecehkan misalnya dalam bentuk verbal harrasment. Untuk para perempuan sendiri seharusnya mereka lebih membuka mata dan pikiran lagi. Jangan hanya menyalahkan orang yang melecehkan tersebut, tetapi kita sebagai perempuan sendiri harus mencegah biar laki-laki itu nggak muncul keinginan untuk melecehkan perempuan. Salah satunya ya dengan memakai baju yang sopan, yang tidak terlalu terbuka. Bukan berarti harus langsung pakai jilbab juga. Kalau memang belum siap ya nggak masalah. Asalkan kamu sebagai perempuan yang nantinya akan menjadi seorang istri harus tau batasan-batasan sehingga nggak bikin dilecehkan sama kaum adam :)

Kamis, 03 Januari 2013

I Adore You Jogja - 2

Day 2 - Kamis, 27 Desember 2012
Hari kedua ini jadwalnya seharian full buat jalan-jalan. Pagi hari habis breakfast di hotel kita menuju ke pinggiran Jogja tepatnya ke Candi Prambanan. Itu masih sekitar jam 8/setengah 9an pagi.  
 
lebih keliatan kayak kakak-adek daripada ibu-anak :D

Nah ini enaknya ke prambanan pagi-pagi. Hawanya nggak terlalu panas dan disana juga masih relatif sepi jadi bisa lebih menikmati :D 

 ibuk sama pak kumis (re: ayah haha)

Habis dari candi prambanan langsung balik lagi ke kota tepatnya ke daerah malioboro (lagi), mau belanja belanji (lagi). Ini makan waktu cukup lama sih dari prambanan ke malioboro. sekitar sejam-an. karena emang jaraknya cukup jauh ditambah lagi macet. hufet!

Sebelum ke malioboronya kita mampir dulu ke taman pintar. Jadi taman pintar itu kalo di Malang sejenis kayak museum satwa. Cuma bedanya disini lebih kayak ke science gitu. Tempat ini emang cocok buat anak-anak. Tempatnya tepat di sebelah benteng vrederburg. Aku pas disini sebenernya agak nggak betah. Kurang seru gitu kalo buat orang seumuran aku. Hehe :p Mendingan juga jalan dari ujung sampe ujung jalan malioboro. Hahak. Habis dari taman pintar cari makan siang terus cus deh ke malioboro. Hiyeeey! 

Sepertinya nggak perlu lagi lah ya dijelasin di malioboro ngapain. Yang jelas jalan-jalan window shopping, nawar-nawar barang kalo ada yang caught my eyes. Lucunya pas dari parkiran (di daerah taman pintar situ) sampe ke jalan malioboro saking panas hawanya disana dan saking hecticnya orang-orang disana akhirnya sama ayah diajak blusukan sampe dalem-dalem pasar beringharjo buat nyari jalan tembusan ke malioboronya. hahaha. seru abis lah pokoknya pas ini.

Oh iya di malioboro juga ada tempat yang wajib dikunjungi yaitu mirota batik. Itu lo yang tokonya mambu menyan. Agak serem juga tapi selalu rame banget. Disini emang harganya agak mahal tapi kualitas barang disini bagus-bagus.

  yang punya Mirota katanya transgender looh

Acara belanja-belanji di malioboro selesai dan waktunya balik ke hotel buat istirahat. Tapi rencana awal itu akhirnya nggak jadi. sebelum balik ke hotel ibuk penasaran sama taman sari. Taman sari itu dulunya tempat mandi putri raja keraton. Tapi kalo jaman sekarang sih putri keratonnya kalo mandi di Hotel Hyatt -_- Abis dari Taman sari ini barulah balik ke hotel kitak


Acara jalan-jalan hari ini belum puas kalo cuma siang aja. Malemnya we go out around this city lagi dooong. Karena ini hari terakhir besoknya udah mau balik ke Malang. Nggak relaaa banget, aslinya masih pengen disini lebih lama lagi :(

Awalnya gara-gara baca majalah di kamar hotel tentang direktori kota Jogja ada iklannya Kopitiam Oey yang punyanya Pak Bondan itu loooh. Aku kan penasaran banget sama resto&cafe ini, aku bilang sama ibuk gimana kalo makan malemnya disitu aja sambil begging-begging dikit gitu ke Ibuk dan akhirnya dibolehin. Hahaha. Tapi nasib berkata lain pas di perjalanan mau kesana ternyata pemirsah.... kita nyasar!!! -_- Maklum cuma ngandelin peta. Hehe. Yah nggak jadi ke kopitiam, aku juga gatau gimana bisa akhirnya kita nyampe di daerah stasiun tugu. Disitu kalo malem banyak banget angkringan dan kita akhirnya milih angkringan yang jualan seafood di pinggir jalan. Yeyeye lalala~ Terus juga nyobain minuman khas kota Jogja. Namanya Kopi Jos. Kukira apaan kopi jos ini, ternyata kopi item biasa tapi uniknya dikasi arang. Haha. Sensasinya luar biasa. Kata ibuk bagus juga ini kopi jos karena kan arang ini bisa nyerep racun atau apa gitu dari kopinya.

  arangnya kelihatan kan? ;)

Gagal ke Kopitiam Oey, Angkringan Stasiun Tugu-pun jadi :D 

Selesai makan malem di angkringan seafood, di malam terakhir di jogja ini dihabiskan di Alun-alun selatan. Disini bisa naik becak yang aku gatau ini namanya apa pokoknya lampunya yang banyak itu.

si Rara dengan senyum terdahsyatnya yang bikin banyak temen-temen laki gue mendadak pedofil -_-

Terus di tengah alun-alun sini juga ada pohon beringin gede kembar. Ada banyak yang nyewain alat penutup mata karena percaya nggak percaya katanya kalo bisa ngelewatin tengah-tengah 2 pohon beringin itu dengan mata tertutup, konon keinginan kita bakalan terkabul. Cuma aku nggak nyobain ini karena takut musyrik :p

Yaaaah.. Akhirnya malam terakhir di jogja berakhir dengan kembalinya kita ke hotel buat istirahat. Besok mau nggak mau aku harus pulang ke Malang lagi. Back to Reality. Sedihnyaaa :(

Lesson For You : 
1) Kalo mau ke Candi Prambanan lebih baik emang ngambil pagi karena hawanya nggak panas dan masih sepi. Terus juga lebih baik kalo ke candinya itu pas baru dateng (masuk jogja) biar nggak bolak-balik gitu dari kota ke daerah Prambanan mengingat daerah prambanan itu udah daerah pinggiran. 
2) Untuk makan malem, di daerah Stasiun Tugu sini nggak cuma jualan seafood kok. Banyak juga kok yang jualan nasi kucing yang harganya murah. Terus berdasarkan info dari temen yang berdomisili di Jogja boleh banget nyobain kopi jos yang paling enak kata dia di Angkringan Lik Man daerah Stasiun Tugu juga. Silakan mencari ya, karena di sepanjang jalan ini banyak banget angkringan dan pasti ada jua kopi jos-nya ;)
3) Harga sewa becak lampu (apa banget deh namanya ini -_-) diitung perorang yaitu 10ribu aja. Terus buat sewa penutup mata buat ngelewatin pohon beringin cuma 4ribu rupiah. Murah kan? ;)

Day 3 - 28 Desember 2012
Pagi terakhir di Jogja :(
Nggak ada yang spesial hari ini. Habis sarapan di hotel langsung checkout dan cus beli oleh-oleh di bakpia djava. Jadi di jogja ini ada 2 pabrik bakpia yang terkenal. yg pertama bakpia pathok (ga tau angkanya berapa), sama djava ini. Tapi menurutku sih yang namanya bakpia ya rasanya semua sama aja :D  

--------------------------

3 hari di jogja itu nggak puas. Serius! Yaah karena ini liburan keluarga jadinya harus nurut sama si ATM berjalannya (re: ibuk). hehe. Tapi gapapa Insyaallah liburan semester 2 nanti aku mau balik ke kamu lagi, Jogja. Liburan bareng temen-temenku yang pasti bakalan lebih seru dari liburan ini. Goodbye Jogja, I'll come back to you soon ;)

Selasa, 01 Januari 2013

Everything Goes Well. Amen!


Nggak bikin harapan atau resolusi banyak-banyak. Cukup go with the flow dan yang paling penting tetep do my best, pray, then i will get the best. Yeay! Happy New Year 2013 :)

Minggu, 30 Desember 2012

I Adore You Jogja - 1

Sugeng dalu kangmas, mbakyu. Pripun kabare? Mugi-mugi panjenengan kabeh taksih diparingi barokah nggih. Maringene (Sori aku gatau bahasa kramanya bentar lagi -_-) kulo badhe cerito kesah 3 dinten kulo datheng Jogja kolo wingenane. Sampun siap mirsake postingan kulo? ;) 

Day 1 - Rabu, 26 Desember 2012
ini hari berangkatnya aku, ayah, ibuk, Rara (adekku) ke Jogja sekaligus hari pertamaku memulai liburan ini. kebetulan liburan ini nggak rombongan sama temen-temen kantor ayah/ibuk kayak biasanya pas musim libur. ini pure liburan keluarga. berangkat nekat bawa mobil sendiri, disetirin ayah sendiri, dan beruntungnya aku nggak dijadikan sopir keluarga ini -_- dan sepertinya istilah travelling ala backpacker yang sering digembor-gemborkan ibuk untuk liburan kita kali ini nggak berlaku lagi deh. kalo bawa 2 koper segede gaban gitu apa masih bisa dibilang liburan ala backpacker ?!

kita mutusin berangkat pagi dari Tulungagung (rumah nenekku) sekitar jam 6 pagi dan ini efektif banget buat ngehemat waktu perjalanan lo daripada kalo berangkat langsung dari malang. berbekal peta, tablet pc buat searching di google maps, dan rambu-rambu arah di jalan yang warna ijo itu alhamdulillah aku sampai jogja dengan selamat tanpa hambatan satupun. normalnya perjalanan tulungagung-jogja sekitar 8 jam-an. aku masuk jogja sekitar jam 2 siang.

sebelum check-in hotel aku dan keluarga cari tempat makan siang sekalian mau sholat zuhur. akhirnya diputuskanlah transit pertama di alun-alun utara jogja. daaan ternyata di alun-alun ini lagi ada acara apa gitu aku juga kurang tau pokoknya buat merayakan sekaten2 gitu deh. jadi disitu isinya ada pasar malem dan banyak yang jualan baju-baju bekas. aslinya pengen naik dremulen (tau dremulen kan ya?) tapi berhubung itu masih siang dan belum buka yah yaudah gajadi :D

terus kita sholatnya di masjid gedhe. tempatnya ya depan alun-alun situ. arsitektur mesjidnya meskipun keliatan kuno dan jawa banget tapi banyak ukiran-ukiran gitu deh. subhanallah keren banget!

didepan mesjid gedhe-jogja
habis sholat aku, adek, sm ortuku akhirnya beli nasi gurih yang banyak dijual di daerah ini. dan sumpah ini uenaaaaknyaaa subhanallah. masakan rasa jawa banget, sedep banget, dan murah banget :D 


jadi nasi gurih disini itu isinya nasi yg rasanya gurih (yaiyalah -_-) terus lauknya ada kacang kedelai kalo gasalah, tempe yang dipotong kecil-kecil, sayur urap-urap, sama ayam suwiran gitu. kita mesen 4 porsi nasi+lauknya, 4 teh anget, terus nambah 2 paha ayam totalnya cuma habis 40 ribu. gak percaya? sama dong! aku juga gapercaya habisnya hanya segitu padahal yg dibeli banyak banget. 

habis dari daerah alun-alun, kita milih cus check-in hotel buat mandi sama istirahat dulu. hotelnya ini termasuk hotel melati tapi sangat layak untuk tempat nginep. pelayanannya sangat bagus, harganya lumayan, lokasinya juga deket kemana-mana. ga bikin rugi deh pokoknya. recommended buat yang mau liburan di jogja dan budgetnya lumayan terbatas ;)

Grand Surya Hotel di daerah Suryodiningratan Jogja

Sekitar jam 7 malem-an aku mulai menjelajahi kota ini. destinasi yang pertama adalah cari makan malam di daerah malioboro. emmm....ralat ya. bukan makan malam juga sih. yang bener jajan malam di daerah malioboro. ya abisan kita beli sate ayam yang banyak banget ditemuin di daerah sini. walaupun cuma makan sate sama lontong tapi nikmatnya itu adalah makan ngemper di pinggir jalan terus banyak orang lalu lalang dan ditemani sama suasana malam khas malioboro :D
Habis jajan sate kita take a walk and shopping doooong di malioboro. hehehe ;)

MALIOBORO IS A MUST TO VISIT WHEN YOU'RE IN JOGJA!

Apalagi kalo sama temen-temen gitu pasti seru banget deh di malioboro ini. Sepanjang perjalanan banyak keseruan yang bakal di dapetin. Salah satunya yang bakal di temuin pas malem hari disini itu adalah musisi jalanan yang keren abislah pokoknya. Ga bisa kuungkapin sama kata-kata. Nih kukasi aja videonya yaaa ;)

maap yah suaranya brebet-brebet karena keterbatasan kemampuan kamera dan disana juga rame banget ;D

Setelah dari malioboro kita balik ke hotel lagi sekitar pukul 10malem buat istirahat. Hari pertama sudah dilewati, alhamdulillah lancar dari mulai perjalanan ke jogja, sampai had a great night at malioboro. Cerita ini masih ada kelanjutannya di hari kedua. Just wait for a while ya ;)

Lesson For You :
1) Kalau niatnya memang berangkat pakai kendaraan pribadi lebih baik berangkat pagi untuk ngehindarin sesuatu yang nggak diinginkan. Karena jalan ke jogja, utamanya kalo dari Jawa Timur harus ngelewatin hutan di daerah Saradan & Mantingan-Ngawi. Dan juga jarak pandang akan lebih leluasa kan di siang hari.

2) Kalau mau naik kendaraan umum untuk tujuan jogja yang paling favorited sih kereta api atau travel ya, dan ini pesennya harus jauh-jauh hari, karena kalo nggak resiko kehabisannya bakal gede banget.

3) BOOKING HOTEL JAUH-JAUH HARI! ini hampir sama kayak naik kendaraan umum. apalagi kalo mau berlibur di high season. Walaupun harga hotel banyak yg naik di musim liburan, tapi setidaknya kalo booking jauh-jauh hari kan masih banyak pilihan hotel yang murah. Karena bisa dipastikan semakin deket sama musim liburan hotel-hotel itu pasti bakalan penuh apalagi yang tarifnya murah deh :))

4) Pastiin bawa PETA atau sediain akses google map dan perhatikan rambu-rambu arah di jalan! Ini barang wajib kalo nggak mau kesasar ya apalagi kita belum pernah ke tempat tujuan itu sebelumnya.

5) Mobilitas di jogja (untuk yang ga bawa kendaraan sendiri ya) sekarang banyak kok jasa persewaan motor/mobil. Setahuku kemarin untuk mobil minibus mulai 200-600ribu. Kalo motor mulai 45-90ribu. Semua tergantung sama jam pemakaian.
Mau yang lebih murah lagi? ADA! di jogja sekarang ada semacam busway gitu. namanya TransJogja. Harganya cuma 2000-3000 aja. atau bisa juga naik becak/andong. banyak kok kendaraan umum di jogja yang harganya terjangkau di kantong ;)